Pertolongan Pertama Saat Digigit Ular Kobra Jawa dan Cara Mencegahnya

Masyundar.com - Pertolongan Pertama Saat Digigit Ular Kobra Jawa dan Cara Mencegahnya. Ular merupakan jenis binatang reptil tidak berkaki yang banyak tersebar diseluruh belahan dunia. Binatang melata ini berkembangbiak dengan cara bertelur  dari puluhan hingga ratusan butir dengan tingkat pertumbuhan populasinya yang tinggi. Rata - rata hewan karnivora ini bertelur di tempat yang lembab seperti lubang tanah, goa, dan di kayu yang sudah lapuk kemudian menetas di awal musim hujan.

Pertolongan Pertama Saat Digigit Ular Kobra Jawa dan Cara Mencegahnya

Ular ini biasanya bisa kita jumpai di hutan, sungai, kebun, sawah, bahkan di pemukiman warga. Rata - rata ular berburu mangsanya yang lebih kecil dari tubuhnya, jika ularnya seperti kobra biasanya memakan tikus, kadal, dan reptil lainnya. Di Indonesia sendiri terdapat 400 lebih berbagai jenis ular, dan sekitar 10% merupakan jenis ular yang berbisa bahkan mematikan termasuk ular kobra.


Akhir - akhir ini beberapa wilayah di Indonesia dihebohkan dengan banyaknya anakan ular kobra Jawa masuk ke rumah warga. Wilayah tersebut tercatat di antaranya D.I. Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jakarta. D. I . Yogyakarta terutama di kabupaten Sleman dan Bantul telah ditemukan sekitar 40 ekor dengan jenis Ular Kobra, terdiri dari anakan dan indukan Ular Kobra Jawa.


Kita sudah tahu bahwasannya ular kobra jawa memiliki racun yang mematikan bahkan mampu membunuh manusia. Ular kobra jawa menyerang dengan cara menggigit juga menyemburkan racun ke korbannya, yang berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat. Mungkin ketika kita sedang beraktivitas, disaat apes ketemu ular jenis kobra tentunya langsung kaget, panik bahkan lari sejauh mungkin untuk menghidari ular ini.


Ciri - Ciri Ular yang Berbisa dan Tidak Berbisa

Untuk mengetahui ular yang kita temui itu berbisa atau tidak, ada beberapa ciri  yang bisa kita jadikan pedoman agar lebih waspada. Ular yang memiliki racun lemah lebih agresif, aktif disiang hari, tidak memiliki taring, dan memiliki bentuk kepala yang oval. Ular yang berbisa lemah ini membunuh mangsanya dengan cara melilit sampai tidak bisa bernafas kemudian menelannya bulat - bulat. Berikut contoh ular yang berbisa lemah contohnya Piton, Sanca Kembang, Koros, Tambang, dll.


Sedangkan ular yang berbisa kuat gerakannya lebih tenang, aktif di malam hari, memiliki taring yang berbisa, dan bentuk kepalanya segitiga. Cara membunuh mangsanya dengan cara menggigit juga menyemburkan racun, agar racun bisa masuk ketubuh mangsa. Racun yang sudah masuk kedalam tubuh mangsanya akan mengalami kelumpuhan syaraf, otot dan kerusakan organ. Kemudian korban akan mati secara perlahan, saat inilah ular kobra akan menelan utuh mangsannya. Untuk contoh ular berbisa kuat atau mematikan antara lain King Kobra, Kobra Jawa, Welang/ Weling, Cabai, dll.


Pertolongan Pertama Saat Terkena Gigitan Ular Kobra Jawa

Ular Kobra Jawa jika merasa terancam posisinya akan memberi peringatan kepada musuhnya dengan mengangkat sebagian badan dan memipihkan lehernya seperti sendok. Terkadang kita tidak sadar telah tergigit ular, karena biasanya jika ular sudah mengigit korbannya akan langsung kabur. Lokasi gigitan ular yang mengalamin pembekakan, nyeri dan kebiruan dalam waktu 5 - 10 menit biasanya mengandung bisa, ini perlu diwaspadai. Berikut beberapa poin pertolongan pertama jika tergigit ular:

1. Lakukan Imobilisasi

Imobilisasi merupakan teknik untuk mengurangi gerakan pada area gigitan ular. Misalnya jika tangan sobat tergigit ular, caranya dengan menggunakan 2 buah kayu kemudian diletakan pada sepanjang lengan tangan. Selanjutnya pada tiap ujung kayu diikat dengan kain atau perban, usahakan area yang tergigit tidak digerakan untuk mencegah peredaran racun lebih cepat. Teknik imobilisasi mirip dengan cara menangani korban patah tulang, intinya pada bagian yang sakit di himpit dengan 2 buah batang kayu agar tidak cidera lebih parah.

2. Jangan Panik

Berusaha untuk tenang, sambil mengingat lokasi kejadian, jenis, warna dan ukuran ular. Agar ketika dibawa rumah sakit terdekat, dokter bisa mengidentifikasi bahwa ular tersebut berbisa atau tidak kemudian memberikan obat anti bisa dengan tepat.

3. Periksa ke Layanan Kesehatan

Sebelum terjadi hal - hal yang lebih parah, sebaiknya sobat langsung datang ke rumah sakit terdekat meskipun gejalanya masih ringan. Staf medis dirumah sakit akan menangani dengan cepat untuk memeriksa keadaan sobat, apakah ular yang sudah menggigit ini membawa racun atau tidak. Di wilayah D. I. Yogyakarta ada beberapa Rumah Sakit yang siap melayani korban gigitan ular kobra diantaranya RSUD Panembahan Senopati Bantul, RSUD Wirosaban Yogyakarta, RSU Bethesda, dan PKU Muhammadiyah Bantul.

4. Hal yang Tidak Boleh Dilakukan

Jika sobat tidak punya pengalaman menangani gigitan ular sebaiknya hindari seperti menghisap atau menyayat kulit di area yang terkena gigitan ular. Jangan mengikat terlalu kuat pada area yang terkena gigitan ular, ini bisa membuat aliran darah berhenti.


Cara Mencegah Ular Kobra Jawa Masuk Ke Rumah

Memasuki curah hujan yang tinggi seperti sekarang akan berpotensi rawan banjir. Sarang ular yang terkena dampak banjir, akan berpindah ke lokasi yang lebih hangat dan nyaman seperti pemukiman penduduk. Agar tidak terjadi korban gigitan ular, sebaiknya kita antisipasi dulu dengan tips cara mencegah ular masuk ke rumah, berikut antara lain :

Pertolongan Pertama Saat Digigit Ular Kobra Jawa dan Cara Mencegahnya

1. Menjaga Kebersihan Lingkungan

Lingkungan tempat tinggal yang bersih akan memberikan banyak manfaat untuk kesehatan keluarga. Seperti membersihkan tumpukan sampah seperti barang bekas, sampah dapur, timbunan daun. Kemudian bakar semua sampah yang sudah menumpuk agar tidak mengundang ular juga tikus. Bersihkan pekarangan dari tumpukan daun dan bebatuan, ini bisa menjadi sarang ular.

2. Gunakan Pengharum yang Menyengat

Membersihkan kamar mandi, lantai dengan cairan pembersih yang wangi. Dengan lingkungan yang bersih dan wangi ini akan membantu mengusir ular, karena kita tahu ular suka tempat yang lembab dan bau wangi yang menyengat. Taburkan juga kapur barus dengan aroma harum yang tajam di sekitar pintu masuk rumah dan kamar mandi, ini menjadi salah satu cara ampuh mengusir ular yang mecoba masuk ke rumah.

3. Membasmi Hewan Pengerat

Populasi tikus yang banyak dirumah berpotensi mendatangkan ular salah satunya Kobra Jawa. Tikus rumah ini menjadi sumber makanan ular, maka sebaiknya sobat selalu rutin membasmi tikus. Caranya bisa dengan jebakan tikus, atau dengan racun tikus, setelah itu bangkai tikus di kubur atau dibuang ke sungai.

4. Menutup Celah dan Lubang

Ular bisa saja masuk kerumah melewati lubang pipa saluran air pembuangan. Sobat bisa gunakan saringan kawat untuk menutup di ujung pipa pembuangan, ini cukup efektif mencegah ular yang akan melintasi pipa tersebut. Jangan lupa selalu di cek rutin saluran pipa pembuangan, selain untuk membersihkan kotoran, juga memastikan tidak ada ular yang bersembunyi.

5. Membuat Pagar Dinding Sekitar Rumah

Jika disekitar rumah sobat terdapat kebun atau hutan yang luas, sebaiknya pagari lingkungan rumah dengan pagar dinding. Rumah tanpa pagar ini beresiko terkena serangan ular yang sedang berkeliaran mencari makanan, tentu ini bisa membahayakan keluarga sobat dirumah.

6. Peliharan Kucing atau Anjing

Hewan peliharaan seperti kucing ini cukup agresif kalau melihat  binatang reptil seperti ular. Jika ada ular yang melintas, maka kucing sobat segera menghadangnya, bahkan menyerang dan membunuhnya. Memelihara kucing juga membantu mengurangi populasi tikus dirumah.

7. Gunakan Alat Anti Gigitan Ular

Jangan lupa sebelum membersihkan rumah maupun pekarangan, gunakanlah tongkat dan alat - alat anti gigitan ular menjaga kaki sobat agar tidak tergigit ular yang tidak sengaja terinjak.



Ular akan menjadi reptil yang berbahaya jika keberadaan mereka merasa terusik. Jika sobat menemukan ular di rumah atau di pekarangan, sebaiknya sobat mencari pertolongan orang lain disekitar lokasi yang lebih berpengalaman. Semoga artikel sederhana ini bermanfaat, Matur nuwun.

Iklan Artikel Bawah Judul

Iklan Artikel Bawah Akhir Kata