Iklan Atas Header

Contoh Berbagai Jenis SMS Penipuan dan Cara Melaporkannya


Masyundar.com - Contoh Berbagai Jenis SMS Penipuan dan Cara Melaporkannya. Dari dulu sampai sekarang layanan SMS (Short Massage Services) melalui hp masih sering digunakan oleh semua orang. Meskipun di jaman sekarang teknologi hp sudah berkembang begitu pesatnya, tapi layanan SMS ini masih tetap di pakai oleh berbagai kalangan. Cara menggunakan layanan SMS ini sangat mudah dan sederhana ketika kita mengirim pesan SMS ke teman, saudara, orang tua dan lainnya. Rata - rata orang tua jaman sekarang masih kesulitan menggunakan hp smartphone, dan lebih memilih menggunakan hp biasa untuk SMS maupun menelpon. Ini menjadi bukti bahwa layanan SMS sangat membantu bagi orang tua juga kita yang sedang kehabisan kuota internet pada hp smartphone.


Contoh Berbagai Jenis SMS Penipuan dan Cara Melaporkannya

Seiring dengan kecanggihan teknologi saat ini sudah mulai banyak bergeser dari hp yang tadinya hanya untuk alat komunikasi, sekarang berganti dengan smartphone yang memiliki banyak kelebihan tentunya. Salah satu fitur hp seperti layanan SMS, terkadang di jaman sekarang sering di salah gunakan untuk kejahatan. Akhir - akhir ini sedang banyak kasus penipuan via SMS yang di kirim oleh orang tidak dikenal dengan berbagai modus SMS penipuan. Sudah banyak orang yang mengalami kerugian materi akibat di tipu orang yang tidak bertanggung jawab. Modusnya rata - rata hampir sama, pelaku memainkan kata - kata berupa bujukan serta rayuan agar korban percaya dan mau memberikan hartanya dengan mudah.



Contoh Berbagai Jenis SMS Penipuan

Modus kejahatan dengan menipu via SMS ini jelas akan banyak merugikan banyak pihak, apalagi orang tua yang tidak tahu apa - apa mengalami penipuan via SMS. Agar di kemudian hari kita tidak menjadi korban kejahatan penipuan yang sedang marak di masyarakat, mari kita simak bersama beberapa contoh SMS penipuan dibawah ini :


1. SMS mendapatkan hadiah undian
Banyak sekali modus SMS penipuan yang sering masuk ke pesan hp saya, termasuk anda sebagai pembaca disini mungkin juga mengalaminya. Salah satunya bentuk penipuan yang sering terjadi seperti ini "Selamat ya no hp anda mendapatkan hadiah dari Undian. Pin hadiah anda : AD25MD47.  Untuk info hadiah bisa klik di www.undiansuperinternet.ga". Sudah pasti orang yang melihat pesan singkat (SMS) seperti ini merasa bingung tiba - tiba saja mendapatkan hadiah entah itu uang, motor, dan lain - lain. Sebaiknya jika anda mendapatkan pesan singkat (SMS) dengan isinya undian berhadiah seperti itu perlu berhati - hati dan abaikan saja.

Jika anda sedikit pelajari isi dari pesan SMS penipuan ini akan menemukan banyak kejanggalan. Mulai dari penulisan kalimat
sudah jelas asal - asalan apalagi dengan disingkat seperti orang yang sedang SMS dengan pacarnya. Kemudian disitu terdapat link website www.undiansuperinternet.ga dengan nama domain yang agak aneh dan juga menggunakan top level domain .ga gratisan. Sampai saat ini saya mencoba mengakses alamat website www.undiansuperinternet.ga muncul pesan website disable atau tidak aktif. Kasusnya ketika korban mengunjungi situs website ini, kemudian korban akan di giring pelaku untuk menghubungi no hp pelaku yang selanjutnya akan meminta sejumlah uang yang akan dikirim ke rekening pelaku.

2. SMS mendapat hadiah dari marketplace online
Pelaku juga menggunakan brand marketplace online untuk mencari korbannya, salah satunya seperti SMS penipuan mengatasnamakan PT Lazada Indonesia. Pihak Lazada sudah menghimbau kepada warga masyarakat agar tidak menanggapinya juga melakukan transfer uang tunai ke rekening pelaku. Isi dari pesan singkat (SMS) penipuannya seperti ini “Pesan resmi spesial Lazada selamat anda adalah pemenang hadiah Rp 175jt dengan pin: 2B4F55R, silahkan klik: www.undian-lazada-2019.ml”.

PT Lazada Indonesia menegaskan jika ada kuis undian berhadiah akan di umumkan melalui website resmi dan media online, radio dan TV yang terpercaya. Perlu di ketahui website yang di gunakan pelaku juga menggunakan hosting dan domain gratisan yang isinya hanya konten - konten palsu.

3. SMS pura - pura mengaku saudara
Entah dari mana para pelaku ini belajar menipu via SMS, karena jenis SMS penipuannya cukup unik dan lucu. Biasanya penipu mengaku sebagai saudara atau teman yang sudah lama jarang ketemu dan tiba – tiba mengirim SMS bertanya soal kabar anda. Gaya komunikasi lewat SMSnya juga seakan sudah kenal lama dan akrab. Setelah kita sebagai korban membalas SMS tersebut, pelaku dengan trik menipunya berusaha untuk merayu kita agar bisa meminjam uang tunai via transfer biasanya.


Model SMS penipuan dengan berkedok sebagai teman atau saudara ini juga bisa terjadi di media social seperti facebook. Pelaku dengan cara membobol akun facebook orang lain bisa saja digunakan untuk menipu anda. Kita perlu berhati – hati ketika ada SMS masuk, kemudian lihat dulu isinya apakah memang benar saudara anda atau bukan.

Contoh Berbagai Jenis SMS Penipuan dan Cara Melaporkannya

4. SMS ada anggota keluarga yang kecelakaan
Penipuan via SMS yang cukup membuat korbannya nyaris bisa percaya seperti SMS "Anak ibu saat ini sedang mengalami kecelakan, silahkan hubungi nomor ini jika ingin tahu keadaannya". Jelas jika ada pesan seperti ini dalam hp kita, akan langsung panik dan segera menghubungi nomor telpon tersebut.

Modus yang di gunakan pelaku ini cukup ekstrem, terkadang korban langsung percaya dan mengikuti arahan pelaku untuk mau mentransfer sejumlah uang tunai. Pelaku meminta uang tunai dengan alasan untuk membiayai pengobatan anggota keluarga yang mengalami kecelakaan. Pastikan anda menghubungi anggota keluarga yang lain untuk memastikan kebenaran dari SMS tersebut.

5. SMS minta dikirimin pulsa
Dari dulu sampai sekarang SMS penipuan minta pulsa masih saja sering terjadi. Biasanya isi dari SMS tersebut seperti ini "Mama kirimin pulsa ya nak, kirim sekarang ya". Penipu menggunakan anggota keluarga untuk menipu korban, agar korban bisa langsung percaya dengan SMS ini. Munculnya SMS seperti ini kita harus cerdas dan teliti jangan sampai percaya kemudian asal kirim pulsa ke orang lain yang tidak bertanggung jawab.

6. SMS Mengaku dari bank meminta kode OTP
Modus penipuan yang lain yang cukup canggih diantaranya pelaku mengaku dari pihak bank. Pelaku menghubungi korban dengan alasan untuk mengecek data pribadi korban dengan jawaban ya atau tidak. Kemudian korban akan dimintai kode OTP (One Time Password) yang sudah terkirim via SMS pada hp korban. Jika kode OTP ini sudah diterima pelaku, maka uang korban yang ada di bank akan habis di ambil pelaku. Sebaik kita selalu berhati - hati dan jangan memberikan kode OTP kepada siapapun karena bisa fatal akibatnya.



Cara Melaporkan SMS Penipuan
Masih banyaknya modus SMS penipuan ini perlu ditangani serius oleh pemerintah. Modus penipuan via SMS ini sudah termasuk pada pemyalahgunakan jasa telekomunikasi yang banyak merugikan banyak pihak terutama masyarakat. Saat ini pihak OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sudah menyediakan layanan laporan bagi masyarakat yang sudah merasa terganggu dan bahkan sudah tertipu bisa melaporkannya kepada FCC OJK.


Proses melapor kepada pihak OJK jika terbilang cukup mudah dan sederhana, silahkan di simak dibawah ini :
1. Anda bisa screenshoot no rekening dalam SMS penipuan.
2. Kemudian laporkan dengan mengirim gambar screenshoot ke email layanan konsumen OJK dengan alamat email konsumen@ojk.go.id.
3. Anda juga bisa menghungi no telpon 1-500-655 layanan konsumen OJK.
4. Data yang anda berikan harus jelas, seperti no rekening dan nama bank pelaku agar bisa ditindak lanjuti oleh OJK dengan membekukan transaksi rekening pelaku.
5. Dengan no rekening pelaku yang sudah di blokir, tentu diharapkan uang anda bisa kembali.
6. Pihak OJK juga sudah bekerjasama dengan Kominfo untuk bisa memblokir no hp pelaku, agar tidak terjadi aksi kejahatan selanjutnya.



Jika anda mengalami SMS penipuan seperti diatas, setidaknya solusi ini bisa membantu anda yang mungkin saat ini masih bingung menyelesaikan masalahnya. Semoga kita bisa terhindar dari SMS penipuan seperti ini. Terima kasih, semoga bermanfaat.

Iklan Link Artikel Bawah Judul

Iklan Link Artikel Bawah Gambar

Iklan Artikel Bawah Backlink

Iklan Artikel Bawah Subjudul